KRITIK ARSITEKTUR (METODE KRITIK TIPIKAL) – Bangunan Hemat Energi

KRITIK ARSITEKTUR (METODE KRITIK TIPIKAL)

ANALISIS BANGUNAN HEMAT ENERGI – Gedung Pencakar Langit Hemat Energi

Kritik dengan metode tipikal merupakan menganalisis suatu bangunan dengan standar dari suatu tipe bangunan yang sudah ada, baik dari struktur, fungsi, maupun bentuknya. Studi tipe bangunan ini lebih didasarkan pada kualitas, fungsi, dan ekonomi lingkungan arsitektur yang telah distandarisasi dan terangkum dalam suatu tipologi.

Bangunan yang dianalisis adalah sebuah gedung perncakar langit yang memiliki konsep hemat energi. Bangunan pencakar langit pada zaman sekarang ini haruslah memikirkan konsep hemat energi dimana meminimalkan penggunaan energi yang tidak dapat diperbaharui dengan memanfaatkan alam disekitarnya seperti menggunakan energi angin dan sinar matahari.

Obyek yang diamati : Pearl River Tower, China

Bangunan Pembanding Sejenis : Bahrain World Trade Center, UAE

pearlriver2

Pearl River TOwer

8758640416_60a46ab985_b

Bahrain World Trade Center

PEARL RIVER TOWER

Lokasi : Guangzhou, China

Tinggi : 309.60 meter

Lantai : 71

Pembangunan : 2006-2009

Gedung ini mengonsumsi energi 60% lebih sedikit dari bangunan dengan ukuran serupa. Pearl River Tower memanfaatkan angin untuk memenuhi kebutuhan energinya, yang mengarahkan angin ke empat bukaan di lantai mekanik bangunan tersebut.

Gedung ini memanfaatkan turbin besar untuk menarik angin dari arah timur dan merubahnya menjadi energi listrik. Turbin menghasilkan hampir 15 kali lebih tenaga listrik daripada generator biasa. Serta penggunakan panel surya yang dipasang pada gedung tersebut, yang hal tersebut merupakan salah satu energi yang dihasilkan matahari dan disimpan dalam paanel tersebut. Dalam pencahayaannya juga masih menggunakan sinar matahari, jadi penerangannya sangat memberikan kehangatan dengan menggunakan matahari bukan dengan energi listrik saja.

images

Sistem Turbin Angin

Penggunaan pencahayaan alami dimaksimalkan melalui kontrol yang merespon terhadap cahaya dan diintegrasikan ke dalam sistem tirai otomatis. Tirai itu sendiri dilengkapi dengan sel fotovoltaik, jadi bahkan ketika tirai ditutup, energi matahari masih tetap dapat dipanen.

14280224481753141957

Photovoltaics

 

BAHRAIN WORLD TRADE CENTER

Lokasi : Manama, Bahrain

Jumlah Lantai : 50

Pembangunan : mulai 2004

Keunikan desain dari bangunan ini adalah penggunaan Green Technology. Arsiteknya yaitu Shaun Killa. Dia terinspirasi dari bentukkan layar kapal tradisional, dan pemanfaatan energi angin untuk dapat berlayar. Inspirasi tersebut membuat Killla mendapatkan ide untuk konsep bangunannya. Penerapan konsep pada bangunan ini terlihat pada desain bangunan yaitu 2 skyscrapers yang menyerupai dua layar kapal yang mengembang. Skycrapers tersebut dihubungkan dengan 3 jembatan yang berfungsi juga sebagai pemegang wind turbin.

8758640416_60a46ab985_b

Bahrain World Trade Center

Bentukkan skyscrapers mengarahkan angin menuju wind turbin. Wind turbin akan menangkap energi angin merubahnya menjadi energi listrik. Untuk dapat menerapkan konsep tersebut Killa mencari lokasi yang tepat. Desain jembatan  menjadi perhatian dalam bangunan ini, disebabkan jembatan menerima getaran dari wind turbin. Killa juga mendesain facade bangunan dengan menggunakan double glass untuk memperkecil beban AC.

images (2)

Wind Turbin

KESIMPULAN :

Pearl River Tower sudah memenuhi gedung hemat energi, dimana penggunaan turbin angin sangat efisien untuk memanfaatkan energi angin dari arah timur. Sehingga menghasilkan energi yang cukup untuk konsumsi gedung.

Pearl River Tower dan Bahrain World Trade Center memiliki cara yang sama dalam memanfaatkan energi angin yaitu menggunakan turbin angin, serta penggunaan panel surya dan double glass untuk fasad agar meminimalkan beban AC.

Setiap gedung haruslah memiliki cara tersendiri dalam menghasilkan energi alami sesuai dengan kondisi alam sekitarnya sehingga penggunaan energi yang tidak dapat diperbarui dapat diminimalisir.

sumber :

http://www.solusiproperti.com/internasional/asia/artikel/pearl-river-tower-bangunan-pencakar-langit-yang-hemat-energi

http://www.kompasiana.com/alifianorezkaadi/bangunan-tinggi-harus-hemat-energi-dan-ramah-lingkungan_55291bf4f17e61a1368b4596

KRITIK INTERPRETATIF ARSITEKTUR

  • PENGERTIAN KRITIK INTERPRETATIF

Kritik Interpretif (Interpretive Criticism) yang berarti adalah sebuah kritik yang menafsirkan namun tidak menilai secara judgemental, Kritikus pada jenis ini dipandang sebagai pengamat yang professional. Bentuk kritik cenderung subyektif dan bersifat mempengaruhi pandangan orang lain agar sejalan dengan pandangan kritikus tersebut. Dalam penyajiannya menampilkan sesuatu yang baru atau memandang sesuatu bangunan dari sudut pandang lain.

3 meotde kritik interpretatif :

A. Kritik Evokatif (Evocative) (Kritik yang membangkitkan rasa)

Menggugah pemahaman intelektual atas makna yang dikandung pada suatu bangunan. Sehingga kritik ini tidak mengungkap suatu objek itu benar atau salah melainkan pengungkapan pengalaman perasaan akan ruang. Metode ini bisa disampaikan dalam bentuk naratif (tulisan) dan fotografis (gambar).

B. Kritik Advokatif (Advocatory) (Kritik yang membela, memposisikan diri seolah-olah kita adalah arsitek tersebut.)

Kritik dalam bentuk penghakiman dan mencoba mengarahkan pada suatu topik yang dipandang perlu. Namun bertentangan dalam hal itu kritikus juga membantu melihat manfaat yang telah dihasilkan oleh arsitek sehingga dapat membalikkan dari objek bangunan yang sangat menjemukan menjadi bangunan yang mempersona.

C. Kritik Impresionis (Imppressionis Criticism) (Kritik dipakai sebagai alat untuk melahirkan karya seni baru).

Kritik ini menggunakan karya seni atau bangunan sebagai dasar bagi pembentukan karya seninya.


  • CONTOH KRITIK INTERPRETATIF – EVOKATIF MUSEUM DI TENGAH KEBUN, KEMANG, JAKARTA

Museum Di Tengah Kebun terletak di Jalan Kemang Timur Raya Nomor 66, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12730. Museum ini memiliki ±4000 koleksi benda – benda bersejarah dan antik dari seluruh Indonesia dan manca negara. Museum Di Tengah Kebun adalah museum milik pribadi oleh Sjahrial Djalil, salah satu tokoh periklanan modern Indonesia dan pendiri biro iklan Ad Force Inc, yang berdiri di tengah kebun seluas 3500 m2.

0935494pintu-masukk1780x390.jpg

Tampak Depan Rumah Di Kebun

Gaya arsitektur pada museum ini adalah mirip dengan Rumah Adat Betawi yaitu Rumah Kebaya. Sebelum memasuki area bangunan museum, pengunjung dimanjakan jalan masuk dengan tiap sisinya dikelilingi oleh pagar tanaman tinggi yang menciptakan suasana asri dan sejuk seperti bukan di tengah Kota Jakarta. Terdapat banyak jenis pohon tinggi nan rimbun sehingga semakin membuat suasana seperti di pedesaan.

241772_museum-di-tengah-kebun_663_382.jpg

Jalan Masuk

Museum ini memiliki bangunan utama yang didalamnya terdapat banyak benda koleksi dari si pemilik yang memang sangat menyukai benda antik. Suasana interior pun tidak kalah asri dengan di luar bangunan museum. Setiap ruangan yang diisi oleh koleksi Sjahrial Djalil, memiliki konsep dan tema berbeda. Seperti pada Ruang Majapahit yang didesain bergaya Jawa Tengah, dengan furnitur terbuat dari kayu, semakin menambah kesan bersejarah dan tradisional.

1002560ruang-majapahitt780x390.jpg

Ruang Majapahit

Suasana yang berbeda juga didapat di Ruang Keluarga yang mengusung konsep furnitur penggabungan dari 3 kultur yaitu Eropa, Cina, dan Jawa yang semakin menciptakan suasana seperti di sebuah villa di tengah gunung. Nuansa hangat, nyaman, dan akrab ditimbulkan oleh ruangan ini, semakin membuat pengunjung betah untuk berlama – lama duduk di ruangan ini.

Kombinasi-Furnitur-3-Negara-di-Ruang-Keluarga.jpg

Ruang Keluarga

Selain ruangan – ruangan berkesan hangat dan nyaman diatas, halaman belakang museum ini pun didesain sangat sejuk seperti pengunjung berada di sebuah villa luas di pegunungan. Terdapat pendopo di tengah halaman untuk bersantai atau hanya sekedar duduk – duduk menikmati pemandangan halaman museum yang luas dan hijau.

museum-di-tengah-kebun.jpg

Halaman Belakang

koleksi musem tengah kebun_ (3).jpg

Halaman Belakang

 

KOMPLEK ISTANA DAN PEMERINTAHAN PUTRAJAYA MALAYSIA

2000px-Putrajaya_City_Precinct.svg

Putrajaya

NAMA                       : KOMPLEK PEMERINTAHAN / PUSAT ADMINISTRASI PUTRAJAYA

LOKASI                    : KUALA LUMPUR, MALAYSIA

NEGARA BAGIAN  : WILAYAH PERSEKUTUAN KE TIGA

DIBENTUK              : 19 OKTOBER 1995

TOTAL AREA         : 4931 Ha

Putrajaya berada di antara Kota Kuala Lumpur dan Bandara Internasional Kuala Lumpur. Letaknya sekitar 25 kilometer dari Kuala Lumpur atau sekitar 30 menit berkendara. Putrajaya didirikan pada tanggal 19 Oktober 1995, sebagai pusat administrasi pemerintahan Malaysia menggantikan Kuala Lumpur yang semakin padat. Kota ini menempati area seluas seluas 4.931 hektar, dengan danau buatan seluas 400 hektar. Dulunya, Putrajaya adalah area perkebunan kelapa sawit milik Negara Bagian Selangor bernama Prang Besar.

Setelah terpilih sebagai ibu kota pemerintahan Malaysia, pembangunan besar-besaran dilakukan di daerah ini dari tahun 1993 sampai sekarang hingga menjadi sebuah kota baru dengan nama Putrajaya. Nama kota ini diambil dari nama Perdana Menteri Malaysia yang pertama, Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj dan ditambah kata “Jaya”. Maksud kata “Jaya” adalah kejayaan Malaysia setelah ratusan tahun dijajah bangsa asing. Malaysia mampu bangkit dan membangun kota baru dengan gaya sendiri tanpa dipengaruhi bangsa asing.

Saat ini, wilayah Putrajaya dibagi menjadi 19 sektor/presint (precinct), dengan peruntukan yang berbeda setiap presintnya. Presint 1 sampai 4 dikhususkan untuk area pemerintahan. Presint-presint lainnya dialokasikan untuk area pemukiman, taman, olahraga air (water sport) dan berbagai fasilitas umum lainnya. Meski tergolong kota baru, fasilitas umum di Putrajaya sudah cukup lengkap. Di sana tersedia masjid, rumah sakit, pusat perbelanjaan (shopping mall), dan stasiun kereta api yang terintegrasi dengan terminal bus.

TAMAN & DANAU

Putrajaya direncanakan sebagai kota taman yang cerdas (Intelligent Garden City). Oleh karena itu, pembangunan Putrajaya sangat memperhatikan keseimbangan lingkungan. Dari seluruh lahan yang ada di Putrajaya, 38% dialokasikan untuk ruang terbuka hijau (taman) sehingga membuat Putrajaya indah dan asri. Ada sejumlah taman indah di Putrajaya, antara lain : Taman Putra Perdana, Taman Botani (Botanical Garden), Taman Wetland (Wetland Park), Taman Warisan Pertanian (Agriculture Heritage Park), dan Taman Ekuestrien Putrajaya (Putrajaya Equestrian Park).

Taman Putrajaya

Putrajaya juga dilengkapi dengan danau buatan bernama Danau Putrajaya (Orang Malaysia menyebutnya Tasik Putrajaya). Danau buatan ini bentuknya unik (berkelok-kelok mirip sungai), dan menjangkau hampir seluruh wilayah/presint di Putrajaya. Danau Putrajaya merupakan salah satu daya tarik utama Putrajaya yang menjadi lokasi wisata favorit para turis dan lokasi olahraga air. Untuk mengelilingi Danau Putrajaya, ada dua macam perahu wisata yang bisa Anda pilih. Pilihan pertama adalah perahu model gondola bernama Dondang Sayang dengan kapasitas untuk 4 – 6 orang. Pilihan lainnya adalah Belimbing Sightseeing Cruise Boat, kapal dengan kapasitas 76 orang yang dilengkapi AC.

Tasik Putrajaya

GEDUNG PEMERINTAHAN
Sebagai pusat administrasi pemerintahan Malaysia, Putrajaya didominasi oleh gedung-gedung pemerintahan, baik kantor perdana menteri maupun kantor berbagai kementerian/departeman. Semua gedung pemerintahan tersebut didesain dengan unik dan menarik, sebagian besar bergaya modern dan futuristik. Dua gedung yang paling menarik adalah Putra Perdana (Kantor Perdana Menteri Malaysia) dan Istana Kehakiman (Palace of Justice).

Kantor Perdana Menteri Malaysia yang berada di dekat Dataran Putra (Putra Square), Presint 1, menempati sebuah gedung yang disebut Perdana Putra. Gedung ini berdiri di sebuah bukit dengan desain sangat unik, mirip masjid. Perdana Putra yang berwarna dominan coklat dan hijau ini mulai dibangun pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 1999 dengan arsitek Ahmad Rozi Abdul Wahab dari Qidean Architect. Arsitektur bangunan ini bergaya Islami (Moor) dengan tiga buah kubah berwarna hijau serta dinding berwarna coklat. Sayangnya, gedung indah ini tertutup untuk umum. Jadi, pengunjung hanya bisa mengagumi dan memotret kemegahan banguanan ini dari luar pagar.

Putra Perdana

Gedung pemerintah yang menarik lainnya adalah Istana Kehakiman (Palace of Justice). Gedung ini terletak di pinggi jalan raya utama, di Presint 3. Gedung Istana Kehakiman sangat cantik karena memadukan tiga gaya arsitektur yaitu Islami, Moor dan Barat. Hal ini bisa dilihat dari tiga kubahnya yang berwarna emas mirip denganTaj Mahal di India.

Istana Kehakiman


MASJID & JEMBATAN

Masjid-masjid Cantik Selain gedung pemerintahan, bangunan indah lainnya di Putrajaya adalah masjid. Setidaknya ada dua masjid cantik di Putrajaya, yaitu Masjid Putra dan Masjid Tuanku Mizan Zainal Abidin. Masjid Putra terletak di Presint 1, satu kompleks dengan Dataran Putra dan Putra Perdana. Masjid berwarna dominan merah muda (pink) ini berada tepat di pinggir danau, sehingga nampak seperti terapung bila dilihat dari kejauhan. Masjid Putra mulai dibangun pada tahun 1997 dan selesai pada tahun 1999. Pembangunan masjid bergaya Moor ini menelan dana RM 250 juta. Desain masjid ini terinspirasi oleh Mesjid Sheikh Omar di Baghdad dan memiliki kapasitas 15 ribu jamaah. Masjid cantik ini terlihat mencolok dengan menaranya yang setinggi 116 meter dan kubahnya yang berjumlah sembilan dengan motif Persia berwarna pink. Sebagian besar bangunan masjid ini berwarna gradasi pink, mulai pink muda hingga pink tua.

Masjid Putra

Jembatan Putra berada di sebelah selatan Dataran Putra. Jembatan sepanjang 435 meter ini menghubungkan Presint 1 (kompleks kantor perdana menteri) dan Presint 2 (kompleks kantor pemerintahan). Desain jembatan ini terinspirasi oleh Jembatan Khaju (Khaju Bridge) di Isfahan, Iran, tetapi dibuat dalam ukuran lebih kecil.

Jembata Putra

Di Presint 2 juga terdapat sebuah jembatan indah bergaya futuristik, yaitu Jembatan Seri Wawasan. Jembatan sepanjang 240 meter ini menghubungkan Presint 2 (kompleks kantor pemerintahan) dan Presint 8 (kompleks pemukiman). Desain jembatan ini menggunakan kabel baja (cable-stayed bridge) dengan satu tiang utama. Di ujung jembatan terdapat gardu pandang (observation deck).

Jembatan Seri Wawasan

DARI BEREBUT GBK, SAMPAI ZAYN YANG HENGKANG

25 Maret 2015 lalu One Direction menggelar konsernya di Gelora Bung Karno, Jakarta. Tapi para penggemar harus gigit jari dan sedih karena salah satu anggota dari grup tersebut tidak hadir dan memilih untuk pulang ke London.

Awalnya sih kita tahu dari perdebatan antara PSSI dan pendukung sepak bola dengan pihak penyelenggara konser 1D. Berawal dari kegelisahan PSSI akan rumput yang nantinya akan rusak karena pasalnya berselang dua hari setelah 1D konser akan didakan pembukaan babak kualifikasi Grup H Pra Piala Asia U-23 2016.

Menurut PSSI sendiri selang dua hari ini tidaklah cukup untuk mengembalikan kualitas rumput pada saat pertandingan nanti. Dari debat – debat di televisi sampai komentar – komentar pedas di media sosial tentang ini pun mulai bermunculan. Mulai dari cercaan para penggemar sepak bola kepada 1D dan fansnya, sampai menghashtag hingga sampe ke World Wide Trending Topic di Twitter.

Esok harinya, kita denger salah satu personil 1D tidak ikut memeriahkan konser di Jakarta. Yak, Zayn Malik memilih buru – buru pulang ke London dan menyerahkan tugasnya untuk menghibur para fans kepada empat sahabatnya. Hal ini membuat semua fans kecewa berat.

Dugaan pertama karena Zayn merasa sedih dan malu terhadap hashtag para penggemar sepak bola yang menjadi World Wide Trending Topic ini, atau mungkin dibilang ngambek?

Dugaan yang lebih meyakinkan adalah masalah percintaan Zayn dengan pacarnya Perrie Edwards. Pasalnya Perrie melihat foto Zayn sedang menggandeng seorang cewek di Thailand dan membuat cewek ini marah besar. Akhirnya Zayn pun memutuskan untuk segera pulang ke London dan meluruskan masalahnya dengan sang pacar.

Disini pun para penggemar dibuat kesal karena mereka pikir Zayn tidak ikut konser karena Perrie meminta Zayn untuk pulang ke London atau mereka putus hubungan. Banyak cercaan dan komentar pedas yang dilucurkan kepada Perrie.

Konser di Jakarta pun berjalan sukses besar, dan tidak terlihat atau isyarat – isyarat kalau ada sesuatu yang tidak beres. 1D berhasil menghipnotis penggemar di GBK walaupun mereka hanya diperkuat empat orang saja; Niall, Harry, Liam, dan Louis. Mereka sukses membuat GBK gegap gempita, lebih dari 40 ribu Directioners puas dengan penampilan mereka.

Konser 1D di GBK (1)

Konser 1D di GBK (2)

Dan setelah konser, barulah berita ini mencuat di media sosial. Penggemar semakin kecewa dan sedih, namun ini adalah keputusan yang harus dihormati oleh semua pihak.

Ini dia kalimat perpisahan dari Zayn, “Hidupku dan One Direction mengalami masa-masa luar biasa, namun, setelah lima tahun, saya merasa inilah waktu yang tepat untuk meninggalkan band. Saya minta maaf ke seluruh fans, tapi saya harus melakukan apa yang saya anggap benar.”

Pihak dari 1D pun menghormati keputusan ini dan tidak memaksakan kehendak mereka untuk tetap mempertahanka Zayn.

Daaaan, ini dia statement terbaru dari Zayn dan menjadi alasan Zayn untuk meninggalkan empat sahabatnya, dipernyataan resminya, “Aku ingin hidup normal sebagai pria berusia 22 tahun.”

“Aku ingin tenang dan menikmati kehidupan privasi yang jauh dari lampu sorotan,” lanjutnya.

Yah, walaupun ini adalah keputusan sulit yang harus diterima semua pihak, tapi kita berdoa aja semoga tidak ada lagi yang ‘nyusul’ Zayn. Semoga 1D tetep kompak dengan penggemarnya selalu dukung walaupun sudah hilang satu personil. Semangat terus ya Niall, Liam, Harry, dan Louis, semoga makin kompak!

The Mortal Instruments – City Of Heavenly Fire

Olla!! Kali ini aku mau bahas salah satu buku best seller niiih…

Udah nunggu berlama – lama akhirnya terbit juga dan tanpa basa – basi lagi langsung deh dibeli soalnya emang penasaran banget sama akhir ceritanya hehe

CITY OF HEAVENLY FIRE adalah buku keenam dari seri The Mortal Instruments karya Cassandra Clare. Awal beli buku pertama; City Of Bones itu tahun 2010, dan langsung suka. Akhirnya diputuskan untuk ngikutin perkembangan cerita si Clary dan kawan – kawan deh.

Lima buku The Mortal Instruments

Kita tahu sendiri kan, cerita ini berawal dari seorang gadis remaja dengan kehidupan normal bernama Clarissa Frey, yang akhirnya mengetahui masa lalunya dan ingatannya yang disembunyikan. Dan ternyata dia adalah seorang Pemburu Bayangan atau Shadow Hunter, sama seperti ibunya. Itulah kenapa Clary bisa melihat hal – hal yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.

Clary yang mulai menyadari ada suatu hal yang aneh tentang dirinya

Cerita petualangan Clary pun dimulai, mulai dari hilangnya ibunya yang ternyata diculik oleh suruhan ayah kandungnya, Valentine, sampai dia diberitahukan sendiri oleh ayahnya bahwa dia bersaudara kandung dengan Jace, cowok yang dia sukai.

Setelah Valentine meninggal di Danau Lynn, muncul sosok cowok bernama Jonathan, dia sangat misterius dan selalu dekat dengan Clary. Dia membuat hubungan Clary dengan Jace menjadi renggang dan membuat Clary selalu bersamanya. Sampai pada akhirnya Jonathan membeberkan yang sebenarnya dan niat jahatnya.

Jonathan Morgenstern – Fan Made

Dari sinilah Jonathan yang ternyata adalah kakak kandung Clary, ingin membalaskan dendam sang ayah dan melanjutkan niat jahat ayah untuk menguasai dunia Pemburu Bayangan.

Dibuku ini kita tidak hanya melihat cerita dari satu sisi saja, melainkan dari banyak sisi. Hampir semua pemeran utama di dalam cerita ini dibuatkan cerita sendiri menurut pandangan masing – masing tokoh.

Jonathan atau Sebastian Morgenstern, memiliki niat yang sangat jahat yaitu membuat sepasukan besar Pemburu Bayangan Pembangkang alias Yang Tergelapkan dengan cara memaksa Pemburu Bayangan untuk meminum darah campuran iblis dari Piala Infernal ( kebalikannya Piala Mortal ). Dengan minum darah dari piala itu, Pemburu Bayangan akan beubah menjadi pembunuh yang kejam dan tanpa ampun.

Dibawah pimpinan Jonathan, Yang Tergelapkan menghancurkan dan membunuh siapaun yang membantu Pemburu Bayangan. Tapi hanya dengan satu cara agar perang berakhir yaitu dia menginginkan adiknya Clary untuk tinggal bersamanya di dunia iblis.

Setelah mengetahui ibu Clary, dan beberapa perwakilan diculik oleh Jonathan, akhirnya Clary bersama teman – temannya menyusul ke dunia iblis untuk menyelamatkan mereka. Disinilah dimana Clary dan teman – temannya diuji. Melewati medan yang berat sampai harus bertempur dengan sekumpulan iblis yang lapar.

Pada klimaksnya sih enggak terlalu berdebar – debar banget, dan menurut aku sih sedikit mudah ditebak. Clary akhirnya menghujamkan Pedang Morgenstern ke jantung Jonathan dan akhirnya Jonathan meninggal.

Alur ceritanya sih oke, tapi kalau untuk sebuah novel terakhir yang ditunggu – tunggu banget sama penggemar, kurang menantang. Dari awal novel sih dikira bakal ada banyak perang, tapi sedikit agak melantur dan sepertinya sih si penulis ingin menulis semua kisah tentang semua tokoh, jadi menurut aku kurang terfokus. Alur ceritanya pun agak ngulur – ngulur, dan pas di ending yang ditunggu – tunggu ternyata cuma…. yah, dikirain bakal ada perang besar – besaran gitu hehehe

Yah walaupun agak sedikit kecewa dengan akhir ceritanya, tapi okelah, karena diakhir cerita, penulis sisipin sedikit cerita asal muasal nama belakang Clary dan beberapa kisah tokoh yang misterius sedikit terungkap.

So far, buku ini tetep oke kok buat melengkapi koleksi The Mortal Instruments kalian. Semoga aja film selanjutnya cepet rilis dan gak kalah bagusnya dengan novelnya.

INTIP RUMAH MODEL & WISATA KERAMIK F WIDAYANTO

Hai! Udah lama nih gak share yang seru – seru lagi.

Baru – baru ini kita kedapetan tugas untuk lihat – lihat rumah seniman sekaligus kolektor seni. Nah, karena enggak jauh dari kampus, kita pilih nih salah satu seniman kece dan berbakat dari di dunia seni keramik, Bapak F Widayanto. Yuk, kita intip rumahnya.

Rumah F Widayanto berlokasi di Jalan Curug Atas No. 1, Beji, Depok. Rumah beliau merangkap sebuah galeri, restoran, workshop, dan taman yang luas. Rumah Model & Wisata Keramik ini dibuka untuk umum setiap harinya. Dengan tiket Rp 10000,- saja kita sudah bisa berkeliling, dan kalau kalian ingin belajar membuat keramik di workshop beliau kalian harus mengeluarkan kocek sedikit lebih dalam nih yaitu berkisar Rp 140000,-

1

  • GALERI

Yang kita lihat gambar dibawah ini, adalah galeri. Ruangan galeri berukuran 9x6m berkesan tradisional yang merupakan tema yang diusung oleh F Widayanto sendiri. Disini dipajang karya – karya keramik F Widayanto, mulai dari guci, patung, pot bunga, hiasan meja, lampu gantung, dan lain – lain.

GALERI GALERI 1

  • PENDOPO

Selanjutnya ada pendopo, tempat untuk berkumpul dengan ukuran 8x8m. Disinilah bisnis restoran dijalankan. Dengan gaya adat jawa terlihat dari furnitur tradisional yang terbuat dari kayu jati dan latar belakang dinding yang digantikan dengan gebyok atau biasanya yang kita lihat seperti pintu atau jendela yang terbuat dari ukiran – ukiran yang terbuat dari kayu jati. Selain itu ruangan ini semakin berkesan jawa yaitu dengan lantai yang dilapisi dengan ubin terakota dengan motif floral. Ubin ini sudah jarang banget loh dipasaran, dan kalau memang ingin pesan harus beberapa bulan sebelum digunakan.

PENDOPO   PENDOPO 1

  • RUMAH PANGGUNG

Rumah panggung yang dulunya memiliki fungsi yang berbeda dengan sekarang ini. Dulunya pada bagian bawah rumah panggung ini dijadikan kandang sapi, namun sekarang ini dirubah fungsi menjadi tempat untuk berkumpul.

Kemudian pada bagian atasnya terdapat kamar dengan gaya yang sama seperti pada ruang – ruang sebelumnya yaitu tradisional.

Lalu kamar mandi diletakkan di bawah, dengan konsep semi terbuka. Furnitur modern hanya terlihat pada kloset duduknya saja, selebihnya seperti bak mandi dan wastafel terbuat dari batu.

RUMAH PANGGUNG  RUMAH PANGGUNG 1

RUMAH PANGGUNG 2  RUMAH PANGGUNG 3  RUMAH PANGGUNG 4

  • RUMAH UTAMA

Ruang tamu berhubungan langsung dengan ruang keluarga. Lagi – lagi F Widayanto meletakkan furnitur bergaya tradisional. Dengan langit – langit tinggi, F Widayanto memanfaatkan dinding yang luas untuk dilukis. Dan ini dia ruangannya, kesannya nyaman banget kan, dan selalu ingin terus didalam rumah.

R TAMU 1   R TAMU

Kamar tamu dengan ukuran 4x5m langsung berhadapan dengan beranda samping yang menghadap ke pemandangan taman yang luas dibawahnya. Semakin memberikan kesan alami dan serasa di puncak bukan di Depok hehehe

KT TAMU   KT TAMU 1

Ruang makan dengan gaya tradisional juga mengahadap ke teras, cocok untuk kumpul – kumpul bersama dengan keluarga besar.

R MAKAN   R MAKAN 1

Kamar tidur utama. Nah, disini biasaya F Widayanto menghabiskan akhir pekannya di Depok. Ruangannya luas dan berkesan alami sekaligus tradisional. Kamar mandi utama juga enggak kalah luasnya. Seperti konsep – konsep kamar mandi di lingkungan rumah wisata F Widayanto, konsep kamar mandi ini juga semi terbuka. Ada satu sisi dinding yang hanya dibatasi dengan teralis dan ditutup oleh gordin kecil.

KT UTAMA   KT UTAMA 1

Semoga bermanfaat ya temen – temen, dan jangan lupa untuk kunjungi langsung Rumah Model & Wisata Keramik milik F Widayanto. Liburannya dapet, hiburannya dapet, ilmunya pun dapet. See ya!

SURAT UNDANGAN PENAWARAN ( TENDER )

Hai lagi semuanya..

Kali ini saya dapaet tugas baru nih, yaitu disuruh untuk ngomen sebuah surat tender atau surat pengumuman pelelangan.

So, simak baik – baik, dan kalau ada yang salah mohon komentarnya yah J makasih hehe

 

APA SIH TENDER ATAU PELELANGAN ITU?

Pelelangan adalah kegiatan menyediakan penyedia barang / jasa dengan cara menciptakan persaingan sehat antara penyedia barang / jasa yang setara dan memenuhi syarat berdasarkan metoda dan tata cara tertentu, serta pihak yang mematuhi peraturan dan tata asas sehingga tercipta penyedia yang baik ( KEPPRES NO. 18 TAHUN 2000 )

Tender atau lelang merupakan proses awal dari kegiatan konstruksi. Dimana tender merupakan suatu sistem kompetisi untuk mengadakan atau memilih kontraktor yang akan melaksanakan pekerjaan pembangunan, dan memilih konsultan sebagai owner didalam proyek, dengan mengajukan penawaran tertulis tentang besarnya biaya dan limit waktu yang dibutuhkan.

Metoda Pelelangan / Tender ( KEPPRES NO. 16 TAHUN 1994 )

  • Pelelangan umum
  • Pelelangan terbatas
  • Penunjukkan langsung
  • Pengadaan langsung

CONTOH SURAT UNDANGAN TENDER ATAU PELELANGAN

 

Reference No                    :  4376

Entity                                    :  PEMDA KABUPATEN BERAU

Contract NO.                      :  003/PANLEL-P3SD/XI/200

Closing Date/Time          :   5 DEC 05 15:00

BRIEF TENDER DESCRIPTION

PEMBANGUNAN PRASARANA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

TENDER DETAILS                               

PENGUMUMAN LELANG

NOMOR : 003/PANLEL-P3SD/XI/2005

Dinas Pendidikan Kabupaten Berau akan melakukan lelang umum kegiatan Pembangunan Prasarana Pendidikan Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2005, sumber dana APBD II Kabupaten Berau, dengan Klasifikasi Bidang Arsitektur, sebagai berikut :

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 003 Sambaliung

Pagu Dana : Rp. 410.256.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 013 Tg. Redeb

Pagu Dana : Rp. 413.952.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 012 Gunung Tabur

Pagu Dana : Rp. 413.9526.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 006 Merancang Ulu

Pagu Dana : Rp. 551.936.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 006Ma. Bohe Sitian

Pagu Dana : Rp. 620.928.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Total SDN 001 Pulau Derawan

Pagu Dana : Rp. 420.000.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Rehab Sedang SDN 007 Punan Malinau

Pagu Dana : Rp. 200.000.000,-

Kualifikasi : K-2

  1. Kegiatan : Pembangunan USB SD Siduung Muara

Pagu Dana : Rp. 455.280.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Pembangunan RKB SDN 008 Tg. Redeb

Pagu Dana : Rp. 275.968.000,-

Kualifikasi : K-2

  1. Kegiatan : Pembangunan RKB SDN 010 Tubaan

Pagu Dana : Rp. 551.936.000,-

Kualifikasi : K-1

  1. Kegiatan : Pembangunan RKB SDN 001 Tg. Redeb

Pagu Dana : Rp. 275.968.000,-

Kualifikasi : K-2

 

PENENTUAN KUALIFIKASI PESERTA DILAKUKAN DENGAN CARA PASCAKUALIFIKASI DENGAN PERSYARATAN SEBAGAI BERIKUT :

  1. Pendaftaran dilakukan oleh yang namanya tercantum dalam akte pendirian perusahaan dan perubahannya / surat kuasa.
  2. Copy asli Akte Pedirian Perusahaan dan copy asli SBU (Sertifikat Badan Usaha)
  3. Persyaratan pada butir 2 agar diperliharkan kepada panitia lelang pada saat pendaftaran pelelangan.

 

JADWAL PELELANGAN

  1. Pendaftaran Dan Pengambilan Dokumen Lelang :

Hari/Tanggal       : 15 November s/d 5 Desember 2005

Waktu                   : 09.00 wita s/d 15.00 wita (jam kerja)

Tempat                : Ruang Rapat Kantor Dinas pendidikan Kabupaten Berau Jl. Murjani 1 Telp. (0554) 21666, Tg. redeb – Berau

  1. Mengikuti Pemberian Penjelasan (Aawijzing) :

Hari/Tanggal      : Jumat, 25 November 2005

Waktu                   : 08.30 wita s/d Selesai

Tempat                : Ruang Rapat Kantor Dinas pendidikan Kabupaten Berau Jl. Murjani 1 Telp. (0554) 21666, Tg. redeb – Berau

Tanjung Redeb, 14 Nopember 2005

Ketua Panitia

Noor Dwi Suhendra

Nip. 550 012 463

Submission Details Address:

MURJANI 1 TG. REDEB, BERAU

KALIMANTAN TIMUR

INDONESIA

Phone                   : 055421666

Facsimile             : –

 

1. PIHAK TERKAIT

  • DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BERAU
  • KETUA PANITIA & SELURUH PENGURUS PELELANGAN
  • KONTRAKTOR
  • PERUSAHAAN ATAU PENYEDIA BARANG / JASA YANG MENGIKUTI LELANG

Surat pengumuman pelelangan diatas merupakan contoh surat pelalangan yang lengkap karena sudah mencangkup data – data :

  • Penjelasan ringkas pelelangan, serta keterangan pengajuan harga pelelangan
  • Nomor registrasi pelelangan
  • Batas dan waktu pendaftaran pelelangan
  • Pihak yang mengadakan lelang
  • Syarat yang akan diajukan
  • Jadwal pelelangan

2. UNDANG – UNDANG TERKAIT

 

  • KEPPRES NO. 61 Th. 2004, Tentang Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa
  • PP NO. 54 Th. 2010, Tentang Pengadaan Barang dan jasa
  • UU NO. 9 Th. 1995, Tentang Usaha Kecil
  • UU NO. 18 Th. 1999, Tentang Jasa Konstruksi
  • PP NO. 29 Th. 2000, Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
  • UU NO. 28 Th. 1999, Tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN
  • UU NO. 18 Th. 2001 dan UU NO. 2004, Tentang Yayasan

 

KESIMPULAN

Dalam pengadaan pelelangan atau tender, sebuah instasi pemerintah ataupun swasta harus dapat memberikan keterangan yang jelas dalam dokumen undangan tender seperti contoh diatas, sehingga apabila terjadi masalah dapat dijadikan pedoman ditahap selanjutnya. Selain itu para peserta yang akan mengikuti pelelangan haruslah memiliki data yang lengkap dan memenuhi persyaratan, sehingga apabila proyek sudah berlangsung, dan bila terjadi masalah para pihak akan dapat mengidentifikasikan secara cepat dan efektif.

 

SUMBER

http://www.indotender.com/in/email.html

http://gresnews.com/berita/Tips/2122510-aspek-hukum-pelaksanaan-tender

Catatan Kuliah Manajemen Konstruksi Tentang Pelelangan dan Kontrak

PASAL TERKAIT ROBOHNYA JEMBATAN PENGHUBUNG DI TAMAN ISMAIL MARZUKI

http://news.liputan6.com/read/2127474/ini-beberapa-dugaaan-penyebab-robohnya-jembatan-tim

AMBRUKNYA JEMBATAN PENGHUBUNG GEDUNG ARSIP DENGAN GEDUNG PERPUSTAKAAN DKI JAKARTA (31/11)

 

AMBRUKNYA JEMBATAN PENGHUBUNG GEDUNG ARSIP DENGAN GEDUNG PERPUSTAKAAN DKI JAKARTA

Jumat, 31 Oktober 2014 lalu sekitar pukul 06.00 WIB, jembatan penghubung antara Gedung Arsip dengan Gedung Perpustakaan DKI Jakarta, roboh.

Malam sebelumnya (30/11), pada pukul 22.00 WIB, dilakukan pekerjaan pengecoran dan pada keesokan harinya hendak dilanjutkan pada pukul 06.00 WIB, pada saat itulah jembatan yang corannya masih belum kering ini ambruk seketika dari ketinggian 9 meter, disertai suara bergemuruh.

Peristiwa ini menelan empat nyawa pekerja dan lima orang luka – luka yang berada tepat dibawah jembatan yang memiliki panjang 14 meter tersebut, dan pencarian korban terus berlanjut untuk mengetahui apakah masih ada pekerja yang terjebak dibawah reruntuhan jembatan.

Dugaan awal adalah tidak adanya tiang – tiang penyangga pada jembatan yang baru dicor tersebut, sehingga membuat konstruksi jembatan di atasnya tidak mampu menahan beban jembatan yang sedang dilakukan proses pengecoran.

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab robohnya jembatan tersebut dengan memanggil 12 saksi dan memeriksa perusahaan – perusahaan terkait proyek ini yaitu PT Sertonia Agung sebagai pengembang,  PT Citra Murni Semesta sebagai perencana, dan PT Citra Rancang Mandiri sebagai pengawas.

Namun, dapat kita ambil kesimpulan bahwa suatu pekerjaan atau pembangunan konstruksi haruslah dicermati perencanaan, pengawasan, dan pembangunannya.

Menurut  Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi yang berbunyi “Pembangunan jembatan adalah kerja konstruksi yang wajib memenuhi aspek keteknikan, keamanan, keselamatan, dan kesehatan kerja”. Dari peristiwa di atas, terlihat bahwa keamanan dan keselamatan serta aspek teknik masih sangat kurang diterapkan.

Peristiwa ini memungkinkan juga adanya unsur kelalaian yang pihak mana yang melalaikan keselamatan kerja dikenai Pasal 359 KHUP yang berbunyi :

“Barang siapa karena kesalahannya menyebabkan orang mati, dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau hukuman kurungan selama-lamanya satu tahun.”

Dan dikenai Pasal 360 KHUP yang berbunyi :

“(1) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mendapat luka-luka berat, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun. (2) Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebahkan orang lain luka-luka sedemikian rupa sehingga timhul penyakit atau halangan menjalankan pekerjaan jabatan atau pencarian selama waktu tertentu, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan atau pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling tinggi empat ribu lima ratus rupiah.”

Pasal yang jelas terkandung dalam kasus ini adalah Pasal 23 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi yang menyatakan bahwa :

  1. Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi meliputi tahap perencanaan dan tahap pelaksanaan beserta pengawasannya yang masing-masing tahap dilaksanakan melalui kegiatan penyiapan, pengerjaan, dan pengakhiran.
  2. Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang keteknikan, keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan tenaga kerja, serta tata lingkungan setempat untuk menjamin terwujudnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi.
  3. Para pihak dalam melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi kewajiban yang dipersyaratkan untuk menjamin berlangsungnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2).
  4. Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah.

Undang – undang Jasa Konstruksi jelas menetapkan kegagalan pembangunan menjadi tangggung jawab pihak kontraktor. Namun pihak Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta haruslah tidak melepas tanggung jawab. Hal ini ditegaskan kembali oleh Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 118 Tahun 2009 yang berbunyi :

“Salah satu tugas utama Dinas PU adalah mengawasi jaringan utilitas, antara lain jalan dan jembatan.”

Maka dari itu tidaklah semua tanggung jawab disalahkan pada satu pihak, melainkan peristiwa ini harus dijadikan sebuah cermin diri dan menginstropeksi kesalahan – kesalahan atau kekurangan – kekurangan.

Adanya kerjasama yang mantap antara pihak penyelenggara pembangunan dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum akan dapat menaikkan mutu kualitas perencanaan, keteknikan, perlindungan tenaga kerja, keutamaan keselamatan dan kesehetan kerja, pengawasan yang tegas, serta tata lingkungan setempat untuk menjamin, menciptakan penyelenggaraan konstruksi yang baik, aman, dan mantap.

 

Read More :

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/jabodetabek-nasional/14/11/05/nekhjo-polisi-periksa-12-orang-terkait-robohnya-jembatan-penghubung-di-tim

http://www.tempo.co/read/opiniKT/2014/11/06/8532/Robohnya-Jembatan-Arsip

http://teckywaskito.wordpress.com/2011/03/01/jenis-dan-ketentuan-pidana-kecelakaan-lalin-menurut-uu-222009-kuhp/

http://prokum.esdm.go.id/uu/1999/uu-18-1999.pdf

 

 

HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN DAN PENGAPLIKASIANNYA

PENGERTIAN HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN DAN APLIKASINYA

Sebagai seorang arsitek atau sebagai pelaku dalam pembangunan suatu proyek, selayaknya kita harus mengetahui tata aturan, perundang – undangan yang berlaku. Kita harus mengetahui langkah – langkah dalam tata tertib untuk melaksanakan pembangunan dan mengikutinya sesuai undang – undang agar proyek pembangunan yang sedang kita laksanakan berjalan lancar tanpa adanya hambatan hukum.

A. PENGERTIAN HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN

1. PENGERTIAN

  • HUKUM

Menurut Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), hukum adalah (1) Peraturan atau adat yang secara resmi dianggap mengikat, yang dikukuhkan           oleh penguasa atau pemerintah. (2) Undang – undang, peraturan, dsb untuk mengatur pergaulan hidup masyarakat. (3) Keputusan                       (pertimbangan) yg ditetapkan oleh hakim.

  • PRANATA

(1) Interaksi antar individu/kelompok/kumpulan, pengertian individu dalam satu kelompok dan pengetian individu dalam satu                         perkumpulan memiliki makna yang berbeda. (2) Pranata adalah kelembagaan, mekanisme, sistem dan perangkat, agar tujuan pembangunan         dapat dicapai.

  • PEMBANGUNAN

Perubahan individu/kelompok dalam kerangka mewujudkan peningkatan kesejahteraan hidup.

Pengertian Hukum Pranata Pembangunan secara keseluruhan adalah suatu peraturan interaksi pelaku pembangunan untuk menghasilkan              tata ruang suatu daerah menjadi lebih berkualitas dan kondusif.Hukum pranata pembangunan untuk menyempurnakan tatanan                          pembangunan pemukiman yang lebih teratur,berkualitas dan berkondusif bagi pengguna dan pemerintah daerah.

Pelaku pembangunan meliputi arsitek, pengembang, kontraktor, dinas tata kota, dan bada hukum.

2. EMPAT UNSUR HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN

  • MANUSIA

Manusia adalah unsur utama dalam pelaksanaan pembangunan. Tenaga pikiran dan tenaga kerja merupakan penentu pengembangan                   pembangunan.

  • SUMBER DAYA ALAM

SDA merupakan sumber terpenting, karena segala kebutuhan bahan material yang diperlukan dalam pembangunan berasal dari                         ketersediaan dan ketercukupan sumber daya alam yang ada di bumi.

  • MODAL

Modal merupakan aspek terpenting dalam pengembangan pembangunan, dimana semakin tersedianya atau banyaknya modal, semakin               pesat dan maju perkembangan pembangunan.

  • TEKNOLOGI

Teknologi dari tahun ke tahun semakin pesat dan canggih. Dalam hal pembangunan pun semakin canggih teknologi yang digunakan                   semakin cepat, mudah, dan efisien pembangunan dilakukan. Hal ini dapat mempercepat dan pembangunan maju semakin pesat.

3. STRUKTUR HUKUM PRANATA DI INDONESIA

  • Legislatif (MPR-DPR), pembuat produk hukum
  • Eksekutif (Presiden-pemerintahan), pelaksana perUU yg dibantu oleh Kepolisian (POLRI) selaku institusi yg berwenang melakukan penyidikan; JAKSA yg melakukan penuntutan
  • Yudikatif (MA-MK) sbglembaga penegak keadilan
  • Mahkamah Agung (MA) beserta Pengadilan Tinggi (PT) & Pengadilan Negeri (PN) se-Indonesia mengadili perkara yg kasuistik;
  • Sedangkan Mahkamah Konstitusi (MK) mengadili perkara peraturan PerUU
  • Lawyer, pihak yg mewakili klien utk berperkara di pengadilan, dsb.

B. APLIKASI / CONTOH HUKUM PRANATA PEMBANGUNAN

Aplikasi atau contoh dalam Hukum Pranata Pembangunan seperti Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB). IMB adalah  perizinan yang diberikan oleh Kepala Daerah kepada pemilik bangunan untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku. IMB merupakan salah satu produk hukum untuk mewujudkan tatanan tertentu sehingga tercipta ketertiban, keamanan, keselamatan, kenyamanan, sekaligus kepastian hukum. Kewajiban setiap orang atau badan yang akan mendirikan bangunan untuk memiliki Izin Mendirikan Bangunan diatur pada Pasal 5 ayat 1 Perda 7 Tahun 2009.

IMB akan melegalkan suatu bangunan yang direncanakan sesuai dengan Tata Ruang yang telah ditentukan. Selain itu, adanya IMB menunjukkan bahwa rencana kostruksi bangunan tersebut juga dapat dipertanggungjawabkan dengan maksud untuk kepentingan bersama.

Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

imb imb1

Nah, kita sudah tahu kan apa itu Hukum Pranata Pembangunan. Jadi, bukan hanya sekedar mendesain sebuah bangunan, tetapi kita juga harus mengetahui peraturan – peraturan yang berlaku di suatu daerah tentang pembangunan. Semoga bermanfaat dan makasih sudah mampir:)

CERPEN; MENGAMALKAN PANCASILA

SEPULANG SEKOLAH AKU MASIH MEMIKIRKAN pelajaran yang diajarkan oleh Ibu Nina. Aku masih penasaran dengan pelajaran yang satu itu. Ibu Nina berkata kalau kita bisa mengamalkannya dalam kehidupan kita, kita akan menjadi anak Indonesia yang baik.

            Sesampainya di rumah, aku tahu pasti masih sepi. Papa sedang sibuk rapat ini dan itu di kantornya, Mama sudah pasti pergi berbelanja atau melakukan hal-hal yang bisa dikatakan menghamburkan uang. Sedangkan kedua kakak kembarku masih di sekolah mereka.

            Namaku Laras, aku bersekolah di Sekolah Dasar Pelita Bangsa, dan sekarang aku duduk di Kelas 5. Aku adalah anak biasa-biasa saja, tidak terlalu pintar, tapi aku juga tidak ingin menjadi anak yang malas. Aku selalu berusaha belajar dan berlatih dengan giat.

            Hari ini, guruku, Ibu Nina, memberikan tugas tentang Pancasila, membuat sebuah tulisan dan wawancara tentang cara-cara kita untuk mengamalkan butir-butir Pancasila. Aku merasa ini adalah tugas baru dan aku merasa semangat untuk mulai mewawancari seluruh anggota keluarga di rumah.

            Malamnya, aku menunggu semua orang sudah selesai dengan kesibukan mereka masing-masing dan semua sedang bersantai di ruang keluarga. Aku mendekati kedua kakakku—Kak Dio dan Kak Dias. Mereka hanya menanggapiku sambil lalu. Awalnya aku masih semangat memberikan pertanyaan kepada kedua kakakku, namun mereka tidak menanggapi tugasku dengan serius.

            Aku bertanya kepada Mama, dan hasilnya pun sama saja, ia malah lebih memilih membaca majalah fashion ketimbang menanggapi tugasku.

            Aku menunggu Papa pulang, dan hanya ia satu-satunya harapanku. Sambil mencatat hal-hal yang aku ketahui walaupun sedikit. Aku duduk di ruang keluarga sambil membaca dan melafalkan Pancasila berulang-ulang, hingga aku mulai memahaminya satu persatu. Aku mulai mencatat beberapa hal yang harus aku lakukan selama seminggu kedepan.

            Setelah menunggu satu jam, seberkas cahaya menerangi ruangan selama beberapa detik dan menyadari Papa sudah pulang. Aku berlari ke pintu dan membukakannya untuk Papa. Papa terlihat letih namun ia masih memberikan senyuman khasnya kepadaku.

            Aku menunggu Papa selesai beristirahat dan makan malam. Lalu Papa memanggilku dan mengajakku duduk di ruang kerjanya.

            “Jadi, ada yang Papa bisa bantu buat Laras?” tanya Papa dengan bahasanya yang sopan.

            Kuserahkan buku catatanku dan menjelaskan maksud dari tugasku. “Aku sudah bertanya pada Kak Dio dan Kak Dias, juga Mama. Tapi… Papa tahu sendiri, mereka sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing.”

            Papa tertawa kecil. “Papa akan bantu Laras. Tapi Papa enggak mau kita berdua yang bekerja.” Papa tersenyum meyakinkan. “Tidurlah, besok kita akan bicarakan bersama-sama.”

PAGINYA SEPERTI BIASA KAMI BERKUMPUL untuk sarapan bersama. Papa selalu membiasakan kami untuk bangun subuh; mandi kemudian sholat berjamaah. Setelah itu kami sarapan bersama. Namun ada yang berbeda di meja makan. Bukannya piring yang tersedia seperti biasa, tetapi hanya ada secarik kertas dengan tulisan angka-angka besar.

            Mama bertanya kepadaku, apakah ini ulahku lagi. Namun aku menggeleng, aku juga tidak tahu-menahu mengenai hal ini, aku saja mendapatkan angka 5. Kedua kakakku hanya memandang tak acuh, mengambil piring dan mulai mengolesi roti dengan selai.

            Papa datang dan duduk di kepala meja. Mama dengan cerewetnya menanyakan apa maksud dari angka-angka yang tertera di kertas-kertas itu.

            “Papa akan mengadakan sayembara.”

            Kedua kakakku menghela napas bosan. Mama terlihat sedikit antusias karena kalau ada sayembara, pasti ada hadiahnya. Aku duduk manis dan baru menyadari angka-angka itu bukanlah hanya sekedar angka.

            “Angka-angka yang ada di hadapan kalian masing-masing adalah angka urutan Pancasila. Kalian pasti sudah hapal Pancasila kan? Papa akan memberikan tugas kepada kalian, tugasnya gampang banget.” Papa menatapku dengan penuh arti.

            Kulihat Papa sendiri mendapatkan angka 1, Mama angka 2, Kak Dio angka 3, Kak Dias angka 4. Sedikit demi sedikit aku mulai memahami maksud Papa.

            “Selama satu minggu, Papa ingin kalian berbuat sesuatu—minimal 1 perbuatan tiap harinya—sesuai dengan butir Pancasila yang tertera dikertas kalian. Siapa yang melakukannya paling banyak akan Papa berikan sebuah hadiah.”

            Kedua kakakku mulai sedikit tertarik. Aku mulai membayangkan apa yang akan aku lakukan nanti yang sesuai dengan nomorku.

SATU MINGGU BERLALU. Setelah makan malam Papa mengumpulkan semuanya di ruang keluarga. Papa ingin mendengar setiap orang menjelaskan semua tugas mereka. Mulai dari Papa sendiri.

            “Papa mendapatkan butir Pancasila pertama; Ketuhanan Yang Adil dan Beradab. Disini Papa melakukan hal-hal seperti; Papa memiliki keyakinan dan Papa melakukan ibadah dengan sholat lima waktu, Papa saling menghormati dengan rekan Papa yang berbeda keyakinan, menghormati dan mengerti ketika mereka sedang merayakan hari raya mereka, dan Papa tidak memaksakan keyakinan Papa dengan orang lain.”

            Lalu giliran Mama, “Satu minggu ini Mama belajar dari Pancasila yang kedua; Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Mama mulai sadar dan mempelajari hal-hal seperti; Mama tidak akan merendahkan orang lain, Mama memperlakukan anak-anak Mama dan semua orang dengan adil, Mama mulai mengikuti kegiatan kemanusiaan daripada Mama hanya datang ke Mall atau duduk arisan bersama teman-teman Mama, dan Mama mulai saling menghormati tanpa melihat derajat atau status sosial.”

            Kak Dio dengan bangga mulai berbicara, “Aku dapat Pancasila yang ketiga; Persatuan Indonesia. Aku mulai belajar bergaul dengan seluruh murid di sekolah, saling mengenal satu sama lain, tanpa melihat ras, suku, ataupu agama mereka. Aku mulai mempelajari Indonesia, mempelajari sukunya, budaya, sampai kekayaan alamnya, dan pastinya aku harus memulai menjaganya, Pa.”

            Kak Dias kelihatan tidak mau kalah, dengan semangat di menceritakan pengalamannya selama satu minggu ini, “Dias dapat sila keempat; Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan Permusyawaratan/Perwakilan. Dias sekarang mulai aktif mengikuti kegiatan OSIS dan ekstrakulikuler. Dias sering mengadakan rapat atau diskusi. Setelah mempelajari sila keempat, Dias mulai menyadari bahwa setiap pendapat harus dihormati, dan Dias dengan teman-teman lainnya tidak boleh egois. Setiap kali ada masalah, kami menghadapinya bersama-sama dengan musyawarah, dan setiap keputusan yang diambil kami hormati dan tidak menggerutu dibelakang. Dias mulai belajar menerima pendapat orang lain dan tidak bisa memaksakan pendapat Dias kepada orang lain.”

            Papa mengangguk setuju sambil tersenyum puas. Lalu Papa menatapku, ia mempersilakanku untuk bicara dan menjelaskan apa yang sudah aku pelajari selama seminggu ini.

            “Aku mendapatkan sila kelima,” kataku memulai, “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Di sekolah dan rumah, aku mulai membantu teman-teman dan Mama untuk melakukan kegiatan-kegiatan secara gotong royong. Aku mulai menyeimbangkan antara hak dan kewajiban. Aku belajar membantu orang lain dan menghormati hak mereka. Dan sekarang aku berusaha untuk bersikap adil terhadap sesama, Pa.”

            Setelah mendengarkan penjelasan semuanya. Papa mulai mengumpulkan kertas catatan semua orang dan menyerahkannya kepadaku. Ia tersenyum puas dan bangga kepada kami semua.

            “Oh,” Papa teringat sesuatu, “Papa lupa hadiahnya.”

            Mama buru-buru menyanggah, “Setelah kita pahami tugas dari Papa, bukan hanya sekedar untuk membantu tugas Laras saja. Tapi kita menyadari selama ini kita sudah terlalu jauh dari ‘hidup mengamalkan Pancasila’. Kita sudah mendapatkan hadiah terbesar kita, kita sudah mengingat dan mulai mempraktikan butir-butir Pancasila setiap harinya.” Mama tersenyum penuh haru.

            Papa tertawa gembira, kedua kakakku sedikit menyesal dengan tidak adanya hadiah, namun mereka tetap bangga dengan hasil kerja mereka.

            Aku pun begitu. Kubaca semua tulisan dari keluargaku, lalu kutulis ulang menjadi sebuah laporan wawancara. Aku merasa bangga dengan hasil kerjaku dan keluargaku. Dan mulai sekarang kami bisa saling membantu dalam mengerjakan tugas.

            Aku tidak berharap mendapatkan nilai tertinggi, ataupun pujian. Hal itu merupakan bonus tambahan atas semua hal yang aku pelajari selama satu minggu ini. Aku mulai menyadari pentingnya kita mengamalkan Pancasila, menjadikan kita generasi penerus bangsa yang bermartabat, berbudaya, dan tahu akan negaranya sendiri.

            Terima kasih Papa atas bantuannya. Bukan hanya untuk tugas saja, tapi aku mendapatkan pelajaran yang berharga. Aku akan berusaha menjadi anak yang dapat dibanggakan oleh negara, menjadi pembela paling depan untuk Indonesia.